Archive for the ‘Pribadi’ Category

Teman D3

April 4, 2017

Ki-ka : zaenal, Toto, Sri Heryanti (Catur), Saya, Niniek Nurcahya, Santi, Safiudin, Puryana

Ini teman-teman selagi belajar di jenjang diploma 3. Kami bertemu kembali tanggal 1 April 2017  26 tahun kemudian setelah menyelesaikan pendidikan D3. Hanya 8 orang, dari jumlah 31 tapi cukup ramai.

Seru juga kalau menyusuri kenapa bisa bertemu kembali. apalagi medianya kalau bukan media sosial, whatsapp. ada rasa senang ketika satu demi satu teman-teman dapat ditemukan sehingga terdata 24 (diantaranya 3 sdh almarhun) , 7 sisanya masih belum jelas rimbanya. Teman-teman masih bergerilya menemukannya.. tinggal tunggu waktu saja. Taman-teman yang terkumpul sebagian besar berdomisili di Jabodetabek, beberapa lainnya pulang kampung dan 1 orang di wilayah Indonesia Timur.

Berawal dari bertemu Mas pur (dulu si rambut brokoli) di ruang diklat,  tercetus untuk membuat grup “angkatan 91 Uhamka”. Satu demi satu teman ditemukan dan setiap teman dijadikan admin. sampai hari ini terkumpul sejumlah itu. Tanpa rencana, karena satu orang yang diluar kota datang ke Jakarta kami spontan mencari tempat bertemu, yang hadir yang bisa datang saja terutama yang tinggal di sekitar jabodetabek.

Zaenal yang punya cerita, teman kami yang tinggal di Klaten ini, berniat  memperpanjang kendaraan yang ia beli di Depok ke Samsat, yang berjarak +- 300 M dari rumahku. Teman-teman jadi termotivasi untuk reunian. Jadilah zaenal berkunjung ke rumahku walau hanya sebentar  karena di hari yang sama saya harus ke sekolah. Ada tugas sekolah yang tidak bisa ditunda. Reuniannya selanjutnya di sekolahku.

Ada cerita-cerita lucu yang terungkap yang tidak pernah kami tahu. Mas Puryana ternyata jatuh hati pada  salah satu teman sekelas yang juga ternyata tetangganya. Sayangnya bertepuk sebelah tangan dan sebagai gantinya katanya malah horor. Dia disukai Neng Kunti (alias kuntilanak yang mangkal di rumah Irwan sahabat kami lainnya). Haha Mas Pur… mungkin Neng Kunti senang dengan rambutnya yang bulat mengembang seperti brokoli, dan perilakunya yang saat itu memang amburadul azib. Saking senangnya Neng Kunti berusaha masuk lewat jendela ke kamar ia menginap di rumah Irwan dilantai 2 yang tingginya 10 meteran dari permukaan tanah. Mas Pur pun ngibrit… sejak itu sampai sekarang Mas Pur  tidak senang dengan kegelapan, tidurpun kamarnya harus terang benderang. Cinta di tolak, Kunti memihak…. Sejarah Mas Pur seru juga.

Wah..8  teman-temanku yang hadir ini sudah berubah fisiknya. Ada yang mengembang lebar ke depan dan ke samping seperti Toto. Ada yang mengembang janggutnya, seperti Zaenal. ada yang mengembang tapi proporsional. Ada yang tetap cantik tetapi modis.. sesuai dengan usaha barunya, Butik Zahra Collection, Niniek.Walaupun tetap fokus sebagai guru yang tersebar di beberapa daerah, kehidupan ekonomi teman-temanku juga terlihat  baik terlihat dari raut wajahnya yang lebih segar dan tetap awet muda dan kendaraan pribadi yang mereka bawa. Ada beberapa teman yang selain guru juga merambah usaha lain seperti Pur (Kontraktor), Zaenal (Pemasok IT), Niniek (Butik), dan Catur (Ibu Kost).  Pendidikan anak-anak juga menggembiarakan, walau belum ada yang  menjabat sebagai kakek atau nenek,   tetapi banyak anak-anak tertua  teman-temanku, seperti anakku juga, sudah  lulus sarjana dari perguruan tinggi cukup punya nama. Adik-adiknya pun memiliki kemampuan pendidikan yang baik dan bakat-bakat yang tersalurkan. Alhamdulillah… senang mendengarnya.

Setelah bercerita tentang macam-macam, menjelang jam 5 sore kami pun bubar. Ada pesan-pesan sponsor untuk memperpanjang tali silaturahmi dengan mengajak teman2  yang lain. Ya deh… Insha Allah…

Iklan

Syifa dan Waktu Luangnya

Maret 19, 2017

syifa ipb

Anakku yang nomor 2 ini memang senang dengan berbagai aktifitas. Tapi tidak pernah terpikirkan dengan pembawaannya yang kadang membuat jutek dan tidak senang tampil di depan orang banyak  dia akan memilih tari.

Selagi SD dia hanya tertarik tentang berbagai hal yang bisa membuatnya masuk 5 besar atau 3 besar peringkat tertinggi di kelasnya. Berbagai kursus yang ingin diikutinya untuk membuat hal itu terwujud  selalu disodorkan padaku.  Dan kadang saya selalu bertanya baik, “Yakin bisa membagi waktu untuk semua hal itu?”. Padahal di satu sisi saya dan suami mulai menimbang dan menghitung bagian keuangan mana yang harus dikecilkan karena kebutuhannya dan kebutuhan 2 anakku yang lain dan kebutuhan lain  juga harus terpenuhi.

Tapi yang membuat lega dia selalu konsekuen dengan tujuan pilihannya.

Ketika SMP dia sibuk dengan tambahan kegiatan lain, Paskibra. Saking sibuknya setiba di rumah sering sampai tidak sempat berpanjang lebar untuk  sekedar berbasa-basi. Dan kadang lewat begitu saja di depan kami seperti angin. Kami sepertinya tidak ada  di depannya, kalau tidak disapa duluan atau kalau dia tidak sedang benar butuh bantuan.

Ketika SMA kegiatannya Paskibranya menghilang tetapi bertambah dengan kegiatan rokhis, dan berbagai keinginannya untuk mengikuti berbagai kejuaraan. Walaupun tidak pernah ada satupun yang menang. Setiap bulan  selalu saja ada data lomba yang ingin diikutinya. dan tidak pernah bosan selalu ikut dan ikut lagi. Plus, keinginannya untuk menjadi mahasiswa kedokteran yang selalu dia diskusikan dengan kami dan gurunya terutama guru BP. Tetapi akhirnya beralih ke Mahasiswa pertanian dengan berbagai pertimbangan berat dipikirannya, karena rata-rata nilainya akan minim untuk lolos dijalur undangan kedokteran. Belum lagi hobbynya membaca membuat dia bisa mengahbiskan waktu liburnya untuk membaca saja. Sampai saya harus mengambil bukunya dan menyuruhnya bermain keluar sekedar untuk kenal tetangga.  karena khawatir menjadi anak yang tidak mampu bersosialisasi.

Bukan tanpa sebab saya menyuruhnya bersosialisasi dengan tetangga sekitar, karena kehadirannya selama tidak pernah diketahui, tidak ada tetangga yang tahu bahwa anakku 3. sepengetahuan mereka hanya 2. Lucu ya? padahal kami sudah hampir 10 tahun di lingkungan sekarang ini. Tapi itulah syifa yang sekarang menjadi Mahasiswa IPB bidang Agronomi dan Holtikultura.

Setelah menjadi mahasiswa, mimpi-mimpinya semakin melambung. setiap pulang dia selalu bertanya tentang bagaimana agar ia bisa ikut pertukaran pelajar dengan universitas di luar negeri, bisa S2 di luar negeri,  boleh tidak ikut berbagai macam kegiatan kampus yang menunjang cita-citanya dan bagaimana sekarang bisa mendapat beasiswa pendidikan seperti teman-temannya.

Dan ngin mendapat beasiswa menjadi obsesi terdekatnya. Waktu ditanya kenapa berkeinginan itu, Ia menjawab dengan enteng “Lebih keren Bu kalau bisa sekolah dengan beasiswa! ” dan yang membuat saya tersenyum geli ketika kakaknya membisikkan apa yang diinginkan sebetulnya klau mendapat beasiswa.

“Mbak Aes kita kan bisa mendapat uang saku lebih banyak dari Ibu kalau bisa sekolah dengan beasiswa, karena pos uang pendidikaan akan berkurang.” Kita? Kita itu Dia, kakaknya dan adiknya yang memang setiap bulan selalu diberi uang kebutuhan pas-pasan. Yang penting cukup. Ada-ada saja, tapi betul juga!

Dan,  Hari ini saya terheran-heran melihat fotonya muncul di tribunenewsbogor dengan berpakaian tari lengkap dan senyum sumringah.  Ini kegiatan baru yang lain lagi yang masuk ke dalam sejarah hidupnya. Memang dia pernah bercerita tentang keinginannya untuk mengikuti pertukaran pelajar dan syaratnya harus mampu membawakan salah satu budaya daerah. Tapi tidak pernah terpikir bahwa dia akan menari. Kan anakku itu selalu gagah kalau berjalan, walau sesekali memakai pakaian rok tapi tingkahnya tidak pernah semanis anak perempuan lainnya, cenderung lebih dominan ke sikap anak tomboy.  Bukan hal yang heran kalai menjadi penari benar-benar  hal yang tidak pernah terbayangkan.  Kalau bernyanyi …sesekali, saya mendengarkan senandungnya. Saya fikir itu yang akan ia lakukan, tetapi ternyata ..hahaha. Walah, anakku yang ini walau tidak sesigap kakaknya tapi ternata semakin kesini semakin terlihat bahwa dia punya talenta  dan energi lebih. Dan bagusnya dialurkan untuk hal-hal positif. Dan menari mudah-mudahan dapat membuat  sifatnya yang kadang kaku dan membuat jutek menjadi lebih halus sehingga mampu menyeimbangkannya syukur-syukur menghilangkan yang bagian itu.

Sebetulnya keraguan sempat muncul saat  setamat SMA dia harus kost, karena melanjutkan pendidikan di luar kota. Sifatnya yang jarang bersosialisasi, dan keinginan kuatnya yang kadang menerobos hal-hal yang tidak terpikirkan oleh kami,  membuat kami harus banyak-banyak memberikan wejangan ini dan itu agar dia selalu hati-hati. Tapi sejauh ini Alhamdulillah dia mampu menenangkan keraguan kami itu dengan membuktikan bahwa dia mampu menjaga diri.

Menjadi anak kost justru membawa perubahan baik. Karena menumbuhkan dengan pesat sifat sosial dan kemampuan bersosialisasinya. Hal itu berwujud berbagai kegiatan sosial yaitu kegiatan sebagai empati untuk mebantu teman-temannya yang kesulitan. Hal itu ia lakukan bersama-sama teman-temanya yang bergabung menjadi satu timnya. Tentu saja  aktifitas diwaktu luangnya menjadi bertambah lagi. Sesekali mereka berkumpul untuk menghimpun dana dengan membangun keterampilan baru, membuat berbagai kerajinan tangan dan makanan untuk dijual dalam bazaar. Dan hasilnya disumbangkan. Baiknya anakku.

Hal lain yang paling melegakan ia tidak pernah lupa untuk beribadah wajib, menjalankan shalat lima waktu tepat  pada waktunya tidak pernah  ia tinggalkan, demikian juga dengan ibadah sunah rutin : mengaji dan shalat tahajud. Hal itu  kami ketahui dari kesehariannya kalau pulang ke rumah dan catatan-catatan kecil yang selalu ia tempel di dinding kamar kostnya.

Anakku ini memang padat kegiatan di waktu luangnya tetapi sejauh ini dia mampu menjalankan dengan baik sehingga kewajibannya sebagai pelajar tetap terpenuhi. Dan ia tidak pernah mengeluh dengan apa yang ia lakukan. Hal itu membuat saya yakin bahwa ditengah mencari jati dirinya anakku mampu mengebaskan kekhawatiran yang selama ini pernah singgah dalam diri kami. Semoga selalu begitu. Semoga cita-citanya tercapai dan Allah SWT selalu melindunginya. aamiin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bulan Februari 2017

Maret 7, 2017

IMG-20170211-WA0058Bulan Februari merupakan bulan yang tidak terlupakan bagi kami sekeluarga dan mungkin bagi putri sulungku. Bulan itu bukan saja ada satu hari yang menjadi sejarah aku lahir ke dunia ini tetapi juga ada hal lain yang menjadi goresan catatan si sulung, goresan untuk kami juga, khususnya untukku.
Sabtu 11 Februari 2017, putri sulungku memberi catatan baru tentang sejarah perjalanannya, karena pada hari itu ia meraih gelar sarjana komputer dari Universitas Guna Darma. Alhamdulillah, langkah awal untuk membekali kemandiriannya telah ia pegang.

Hari itu ia di wisuda di JCC didampingi ibu bapaknya (saya dan suami), adiknya yang masih semester 3 di IPB dan 2 orang sahabat karibnya Nike dan Dea. Putriku resmi menyandang gelar sarjana komputer, Nareswari Pradiptas Nastiti, S.Kom. Selamat ya Nak…

Tidak  hanya itu saja 2 hari kemudian ia harus mengawali langkahnya sebagai karyawan baru di sebuah lembaga IT  di jalan Dr. Sahardjo, Jakarta Selatan. Lamaran kerja yang ia masukkan 2 bulan lalu ke 3 perusahaan akhirnya menyangkut di 2 perusahaan IT, salah satunya di perusahaan yang saat ini dia geluti, PT. Trimitra Sistem Solusindo. Semoga Allah memberi kemudahan dalam setiap tugas yang harus ia kerjakan. Dan semoga begitu juga di hari-hari  depan yang akan ia lalui, aamiin.

Bukan aku terlalu lebih menilainya, tetapi si sulung merupakan anak yang supel, santun kepada orang tua, sederhana, taat beribadah dan ringan tangan dalam membantu siap saja, termasuk menolong kesulitan adik-adiknya.  Dalam satu hal si sulung telah memberikan pelajaran terbaik kepada adiknya, bahwa kalau seseorang selalu mempermudah dalam membantu kesulitan orang lain maka segala kesulitannya juga juga akan dipermudah. Tidak penting orang yang ia bantu memberikan balasan atau tidak. Semoga anakku selalu memperoleh kemudahan dalam segala hal yang harus dikerjakannya dan selalu demikian ke depannya, Aamiin

Bulan itu, Bulan februari 2107 menjadi hadiah ulang tahun yang tidak terlupakan dalam hidupku. Dan, Masih ada 2 anakku lagi yanglain, yang harus kami dorong agar dapat mencapai cita-citanya. Si Tengah yang bercita-cita ingin dapat beasiswa ke Jerman dan si Bungsu yang ingin menjadi pemain bola dunia.. Hanya Allah yang mengetahui jawabannya, semoga cita-citanya tercapai. Tetapi apapun yang mereka peroleh ke depan semoga anakku menjadi orang yang berguna, mampu mensejahterakan dirinya dan orang-orang di sekitarnya dan menjadi anak yang sholeh dan solehah. Aaminn, Semangat..!!.

BALIK LAGI

Mei 5, 2015

Aduh… jelek-jelek begini ini punyaku. Judulnya punya , PUNYA BLOG maksudnya, ga kalah gaul dengan teman garuk-garukkuwaktu itu.. masalahnya itu dia 2 tahun akhirnya aku tidak bisa membukanya karena lupa passwordnya. Hehe… judulnya sih ingin antik. Buat password yang unik-unik… padahal bulet banget … sudah tahu punya sifat angin-anginan… boro-boro ngisi, dibukanya aja ga pernah. Jadi pas kalau akhirnya itu yang unik-unik jadi unik beneran… raib tak terlacak. sehingga selama itu deh ga bisa dibuka.
Untung ada yang google… setelah searching sana searching sini… coba sana coba sini. dapat juga. Milikku kembali padaku. kuganti saja passwordnya denganyang gak akan pernah kulupa.
Mudah-mudahan aku tidakmengabaikannya lagi….

WELCOME …

SIAPA?

November 26, 2011

September di Ghoangzhou

Juli 30, 2011


Pagi hari, di bulan September 2010  yang sejuk, setelah bangun tidur, mandi, dan sarapan pagi wuah segar benget rasanya. Apalagi melihat pemandangan luar yang indah dari jendela resto hotel Hilton Ghongzhou, derasnya air sungai yang jernih dan hilir mudiknya kapal transportasi yang berjalan tenang meyebrangkan penumpang. jadi ingin mengabadikannya … Hihi gayaku gak kalah kan dengan foto model dari negeri entah dimana? sesekali tampil beda gapapakan? yang penting aku kan tetap sama. Ini yang ambil Mbak Nanik, sebelum  dipindahkan dari  SMK 24.

Gado-gado

Desember 3, 2007

gb1-copy1Blog ini menjadi tempat saya menulis apa yang ingin saya tulis. Akan sangat menyenangkan bila apa yang saya tulis ternyata mempunyai nilai manfaat bagi siapa saja. Dan akan lebih menyenangkan jika melalui blog ini saya mendapat masukan berbagai pengetahuan dan wawasan baru tentang siapa, apa dan bagaimana issue terbaru saat ini.